Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


Akhir kehidupan

Posted: 17 Oct 2013 12:19 AM PDT

, ,diakhir kehdupan nanti diri kita akan berdiri dihadapan allah taala mempertanggung jawabkan setiap apa yg kita kerjakan , ,lalu mengapa jiwa ini mudah untuk melakukan kema'siatan dan sangat sulit untuk melakukan kebaikan, ,

tatkala kita semua mengetahui setelah kehidupan ini hanya ada dua pilihan yaitu bahagia dn sengsara, ,lalu mengapa kita terus merasa terlena dngan kesenangan yg semata dari kehidupan dunia, ,

, , dari akhir sbuah kema'siatan bukanlah kepuasan hawa nafsu tp tak lain hanyalah kesengsaraan dan penderitaan yg kan menimpa dirimu , , ,

Ingatlah wahai jiwa yg tertidur dalam sebuah lamunan , ,bukankah setelah kita hdup didunia ini akan mati, ,dan setiap amalan akan diminta sebuah pertanggung jawaban, ,kenapa dirimu terus membayangkan akan kuburmu yg penuh dengan cahaya , ,tp dirimu lupa dari melihat apa amalan mu yg kau perbuat didunia, , setelah itu yg akan ada hari2 yg berat dan mengerikan, ,namun mengapa dirimu terus bersantai dan merasa cukup dngan amalan yg ada pd mu, ,dngan apa bekal apa yg telah engkau siapkan untuk bertemu dngan robbmu, ,ingatlah waktu akan terus berlalu dngan begitulah akan semakin tua umurmu, ,jangan sampai penyesalan yg terus terucap dari sebuah lisan yg merugi, ,karna terus merasa seakan dia kan terus hdup di esok nanti, , ,


dan ingatlah. Tiada rasa nikmat tentang kemaksiatan yang kau kerjakan, akan tetapi hanyalah rasa sakit y mengintai saat kau tinggalkan
*renungkan
Read more

Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


[ArchLinux] deb/rpm to pkg.tar.xz

Posted: 05 Oct 2013 09:47 AM PDT

Bismillah,

Karena terkadang kita tidak mendapatkan paket aplikasi yang dikhususkan untuk arch linux, maka saya berusaha untuk cari gimana caranya bisa buat paket pkg.tar.xz dari aplikasi berbasis debian atau rpm. Jujur saja, saya pertama kali install archlinux bingung untuk install semisal aplikasi elkirtasse, xbook, thwab, moltaqo-lib, dan lain sebagainya yang kebanyakan dibuat untuk debian/rpm. Setelah googling (gak begitu faham bhs inggris), saya dapet blog bertuliskan tulisan mandarin, saya coba translate lewat gtranslate, bihamdillah, saya sedikit faham. Berikut ini caranya (lebih pasnya scriptnya)

# Maintainer: Ihfazhillah
pkgname=elkirtass
pkgver=1.0
pkgrel=1
pkgdesc=""
arch=('i686')
url=""
license=('GPL')
groups=()
depends=()
makedepends=()
optdepends=()
provides=()
conflicts=()
replaces=()
backup=()
options=()
install=
changelog=
source=()
noextract=()
md5sums=() #generate with 'makepkg -g'

build() {
  cd ..
  deb2targz kirtass.deb #butuh deb2targz ada di aur
  tar -zxvf kirtass.tar.gz -C $pkgdir
}

# vim:set ts=2 sw=2 et:

Nah, skrip di atas untuk membuat kirtass*.pkg.tar.xz dari kirtass.deb. Tentunya skrip ini dan kirtass.deb berada di satu folder yang sama.


Kemudian, bagaimana kalau dari rpm? Perhatikan

build(){
kode
}

Ganti kode diatas mejadi
cd ..
rpmextract.sh file.rpm #butuh rpmextract.sh ada di aur
cp -r usr $pkgdir

ok, tinggal buka folder yang ada skrip ini dan file deb/rpm kemudian jalankan
makepkg

sumber Cykers

 

[Senyum] Pukul aku lagi

Posted: 04 Oct 2013 07:19 PM PDT

seorang a'robiy berkata kepada musuhnya : aku bener2 akan memukulmu sampai kamu terbang ke Madinah
Dia jawab : Aku pingin kamu gitukan lagi, semoga Alloh memberikanku rizq untuk bisa berhaji lewat tanganmu...

قال أعرابي لخصمه : لألطمنك لطمةً تطير بها إلى المدينة ، فرد عليه خصمه بقوله : أحب أن تردفني بأخرى لعل الله يرزقني الحج على يديك !
 
https://twitter.com/msrrr6/status/386296450914983936
Read more

Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


Random

Posted: 04 Oct 2013 08:31 AM PDT

Berkerlip lampu disana,
aku tahu namun terhalang,
Berkerlip lampu disana,
Bahkan tak bisa aku memandang.

Berjalan dan meniti,
Mencari dan meneliti,
berharap dan menyendiri,
sepoi angin ku mencari,

gerah....
sesuatu berkecamuk..
meski kipas terus semburkan anginnya,

Deras meski tak keluar,,,
Malam,,,
ada yang hilang.

04102013
Read more

Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


Memang Berat

Posted: 27 Apr 2012 03:04 PM PDT


Tapi memang di situ letak ujiannya. Kalau tidak ada usaha ? Mana bisa terlepas dari itu semua? Mungkin kamu bisa mendahulukan perasaan, tapi ketika agama dengan perasaan, apa yang akan terjadi? Sesuatu yang besar akan terjadi, perzinahan akan masuk kedalam agama yang di restui. Karena agama adalah perasaan. Perasaan orang yang merasakan.
Kalau kamu mau bersabar dan ridho tentang ketetapan yang akan menimpa dirimu, kamu akan mendapatkan yang terbaik. Kata terbaik, bukan harus mendapatkan yang kamu inginkan. Masih ingatkan firman Alloh ketika mewajibkan kaum muslimin berperang ? Alloh berfirman : Boleh jadi itu jelek menurut kalian, akan tetapi baik disisi Alloh, Boleh jadi itu bagus menurut kalian , akan tetapi jelek menurut Alloh. Alloh maha mengetahui dan kamu tidak mengetahui.
Allohumma....
Rosululloh juga bersabda : Barang siapa yang meninggalkan kejelekan karena Alloh Alloh akan gantikan hal yang lebih baik darinya.
Memang berat. Itulah hiasan setan yang selalu tiupkan di hati manusia. Bukankah iblis telah bersumpah untuk membagus baguskan sesuatu yang jelek. Itu perbuatan setan. Untuk apa setan lakukan itu? Tidak lain untuk mencari teman. Maukah kalian menjadi teman setan? Menghuni neraka yang tiada ujung pangkalnya. Terus menerus didalamnya tidak merasakan dingin dan juga minuman? Kecuali nanah yang mendidih? Setiap kali hancur tubuh kita di kembalikan sesuai semula. Agar mereka semua merasakan AdzabNya. dimana tidak ada kata untuk kembali.
Allohumma... Ayyidnaaa.. wa waffiqnaa...

Cahaya dari lilin

Posted: 20 Apr 2011 04:48 PM PDT

Malam itu, tiba tiba lampu padam. Gelap. Berusaha untuk menerawang. Tapi, tak ada seberkas cahaya pun menghampiriku.
'ting tong.... ting tong..', hape ku berderit.
waktu itu, aku ingin menulikan sesuatu, dimalam gelap.
Malam itu pula, lilin itu di nyalakan di depan ku. Aku perhatikan terus dan berusaha sambil berfikir. Aku tak ingin melamun. Aku perhatikan dengan seksama lilin itu. Dan,,,, Cling!
Selengkapnya

Tentang Lilin

Posted: 20 Apr 2011 03:09 PM PDT

Kau tahu lilin? Ijinkan aku bercerita.
Kau tahu indahnya lilin? Ijinkan aku menyifatinya,

Kau tahu?
Ketika langit menggelap,
Bebintang tertutup awan,
Rembulan bersembunyi meutup diri,
Namun matahari tetap bersinar di ujung lain?

Kau tau pancaran lilin?
se elok apakah dirinya?
Ku buat bayang,
meringis kelu,
menatap hati,
dengarkan jerit,
mencari hati yang luka,

Kau lihat api di ujung?
sekuat apa dia kan bertahan?
masih bersama sinarnya,
di usia menua,
akankah tetap menyinar,
Selamanya?
======================
Rabu, 20 April 2011 , di petangnya malam, di depan lilin, memandang menatap dan mengaguminya
Salam, Ihfazhillah

Hujan

Posted: 19 Apr 2011 08:58 AM PDT

hujan,
menggelitikku tuk pikirkan,
betapa beruntungnya diriku,
masih mendapatinya.

dingin,
gerakkan syarafku
tuk menggigil dan hangatkan,

hujan,
rintiknya ingatkanku,
bahwa kesedihan,
tumpahkan airmata

======================
semarang, 17 april 2011, di tengah hujan yang menderas

Jangkrik

Posted: 18 Apr 2011 10:00 PM PDT

Malam melarut,
Manusia terhanyut,
fikiran menggayut

Angankan dia
meraih awan
menggapai butiran
mengharap ketulusan

gelap ini
terus menggelap
bersama "krik krik"
ingauan jangkrik

=============
17 April 2011, di malam hari, dengan deritan suara jangkrik
Salam, Ihfazhillah
Read more

Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


Ikhlaskan Niyat

Posted: 02 Jul 2013 07:36 PM PDT


Bismillah,

Asy Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berkata di Kitabut Tauhid "Peringatan tentang ikhlas, karena kebanyakan manusia bila menyeru kepada kebenaran, hakekatnya dia menyeru kepada dirinya sendiri" di Masaail setelah memaparkan ayat (Katakanlah ini adalah jalanku, yang aku menyeru kepada Alloh)[Yusuf : 108]

Benar, dan ini adalah peringatan yang bagus agar kita semua berhati hati dengan masalah ini. Dan keikhlasan memang sesuatu yang paling susah diobati sebagai mana perkataan salaf. Ketika niatan kita terpeleset sedangkan kita tidak segera sadar dan mengobatinya, bisa bisa kita menjadi sebagaimana orang yang diancam oleh nabi, orang yang pertama kali masuk kedalam neraka. Wal 'iyadzubillah...

Meskipun dia menyeru kepada Al Haq, dia menyeru kepada kebenaran, meskipun dia menyeru kepada tauhid, meninggalkan syirik. Meskipun dia menyeru kepada sunnah, meninggalkan bid'ah. Meskipun ia berasaskan Al Qur'an dan As Sunnah atas faham salaful ummah.

Hal ini akan terlihat, ketika si mad'u belajar kepada orang lain. Hatinya terasa begitu sempit, kenapa kok murid itu belajar kepada guru yang lain. Hasad muncul di hatinya. Dan, wal 'iyadzubillah...

Pembaca, ikhlaskan niyat kita dalam berdakwah. Ya, memang, seperti yang telah dipaparkan diatas, niyat adalah hal yang sangat dan paling susah untuk diobati. Niyat, adalah amalan hati yang paling parah bala'nya ketika tidak segera disembuhkan. Dengan niyat, kita dapat terseret kedalam neraka, atau kita akan memasuki surgaNya Alloh.

Perkara da'wah, seruan kepada Al Haq adalah perkara yang sangat dianjurkan oleh syariat kita. Namun yang perlu diperhatikan adalah tujuan kita, apakah semata mencari ridho Alloh atau mencari pengikut. Ini yang perlu kita perhatikan.

Semoga Alloh memberikan kelurusan niyat kepada kita semua, sehingga Alloh menyejukkan mata kita dengan mad'u yang ikhlas, dan pahala yang selalu mengalir hingga hari kiamat kelak. Aamiin...



Read more

Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


Negeri Bekal

Posted: 29 Jun 2013 03:39 AM PDT


Bismillah,

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alloh di awal dan di akhir, dan milikNyalah hukum syari'at, serta kepadaNyalah kita semua dikembalikan. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad, manusia terbaik dan yang paling mulia, penutup para nabi.

Alloh berfirman :

7 - وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَىٰ بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ الْأَنفُسِ ۚ إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ
- Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,[An Nahl]


Ini adalah perpindahan di dunia dari suatu negri ke negeri lain, maka bagaimana dengan perpindahan dari dunia ke negeri yang kekal ?

Alloh juga berfirman :
وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ
Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa 

Kemudian orang orang yang tertipu menjual rumah rumah mereka di akherat dengan harga yang sangat murah, sedangkan orang orang yang diberi taufiq menjual jiwa dan harta mereka kepada Alloh, dan menjadikannya sebagai pengganti untuk apa yang ingin mereka dapatkan daripada surga, maka perdagangan mereka mendapatkan laba, dan mereka mendapatkan keberuntungan yang sangat besar.

Alloh berfirman :

111 - ۞ إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ۚ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ ۚ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
111 - Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.[At Taubah]

[[Miftah daaris sa'aadah, Ibnul Qoyyim]]

Maka perhatikanlah wahai saudaraku bahwasannya dunia bukanlah negeri yang kekal. Akan tetapi diciptakan sebagai sebab, seorang masuk kedalam surga atau neraka. Karena itulah, Alloh menurunkan Abul Basyar, ayahnya para manusia, ke dunia ini. Hanya kepada Alloh lah kita meminta pertolongan.
Read more

Muhammad Ihfazhillah

Muhammad Ihfazhillah


تشجيع طلاب العلم لطلبه

Posted: 21 Jun 2013 05:15 AM PDT





**من فتاوى العﻻمة الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله**

السؤال: بعض الناس يقولون لطلاب العلم أنتم عاطلون عن العمل فبماذا نرد عليهم ؟

  الإجابة:

الرد عليهم أن العاطل عن العمل هو الذي لا يتقرب إلى الله سبحانه وتعالى بعمل ، أما طالب العلم فهو بحمد الله في خدمة دين الإسلام ورب العزة يقول في كتابه الكريم : " فَلَوْلا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لّيِتَفَقَّهُوا فِي الدّيِنِ وَلِيُنذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذا رَجَعُوا إِليْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحذَرُونَ " .

والنبي - صلى الله عليه وعلى آله وسلم - يقول كما في الصحيحين من حديث معاوية رضي الله عنه : " من يرد الله به خيراً يفقه في الدين " .

ويقول كما في صحيح مسلم من حديث عمر رضي الله عنه : " إن الله يرفع بهذا الكتاب أقواماً ويضع به آخرين " .

فطلب العلم يعتبر من أفضل القربات ، والمسلمون أحوج ما يكون إلى علماء ، وستنجلي الحقيقة اليوم أو غداً أو بعد غد ، ويعرف أن طلبة العلم ما ضيعوا أنفسهم ، وأن الذي ضيع نفسه هو الخمار ، وهو صاحب السينما ، وهو صاحب الكرة ، وهو السرسري في الشوارع ، وهو العاكف على آلآت اللهو والطرب .

أما طالب العلم فهو يدأب ليلاً ونهاراً ، وطلب العلم مشقتة عظيمة ، وطالب العلم يتعب أعظم من الذي يشتغل طول يومه بالمسحة والزنبيل ، فهو يحتاج إلى صبر كما قال عبدالله بن عمر رضي الله عنه : قل لطالب العلم يتخذ له نعلين من حديد .

وقال يحيى بن أبي كثير رحمه الله تعالى : لا يستطاع العلم براحة الجسم .

فلا ينبغي أن يُطاع هؤلاء الآباء المدبرون ، أو هؤلاء المدبرون فإن الله عز وجل يقول في كتابه الكريم : " وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا " .

ويقول سبحانه وتعالى في كتابه الكريم : " فَأَعْرِضْ عَن مَّن تَوَلَّى عَن ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا (29) ذَلِكَ مَبْلَغُهُم مِّنَ الْعِلْمِ " ، ويقول أيضاً : " يعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآَخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ " .

يا مسكين يا مسكين ألم تعلم أن النبي - صلى الله عليه وعلى آله وسلم - يقول : " إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث : صدقة جارية ، أو ولد صالح يدعو له ، أو علم ينتفع به " ، أيسرك أن يكون ولدك خماراً ، أو يكون لوطياً ، أو يكون شيوعياً ، أو يكون بعثياً ، أو يكون ناصرياً : " فَإِنَّهَا لا تَعْمَى الأَبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ " .

ولدك إذا لم تربه تربية إسلامية سيعتبرك كرتوناً ومغفلاً ، وربما يصفعك على وجهك ، ويصفعك على قفاك ، وإذا كنت قد ربيته تربية إسلامية فإنه يتق الله سبحانه وتعالى ، ويعلم بقول الله سبحانه وتعالى : " وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا " ، ويعلم أن رضا الرب في رضا الوالدين ، وغضب الرب في غضب الوالدين ، وأن عقوق الوالدين من أكبر الكبائر ، ولكن إذا طمست البصائر ، وربما يكون الأب خماراً ، أو يكون فندماً قد اغتر بالنجمات ، فلو كان عندك عشرون نجمة وأنت لا تقوم بما أوجب الله عليك فأنت مغفل .

يقول الله سبحانه وتعالى : " لا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلادِ ، مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمِهَادُ " .

فعليك أن تتقي الله ، وأن تشجع ولدك على طلب العلم ، وأن تقوم بمصاريف ولدك ، فلو قال لك ولدك : أنا أذهب إلى أمريكا لأكمل دراستي ، فبعض الناس ربما يساعد ولده بمائة ألف أو بأكثر من مائة ألف ويقول : اذهب يا بني أكمل دراستك من أجل أن ترجع وقد أصبح فكرك فكراً علمانياً أو بعثياً أو شيوعياً إلى غير ذلك من الأفكار .

ولنا شريط في هذا بعنوان : ( نصيحتي للآباء والأمهات ) .

---------------

* راجع كتاب : قمع المعاند ( 2 / 590 إلى 592 ) .

لسماع الفتوى صوتيا :

http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=2911 
Read more